Jumat, 27 September 2013

kanker jaringan lunak

Rhabdomyosarcoma adalah suatu bentuk ganas dari kanker jaringan tulang lunak yang lebih banyak menyerang anak-anak daripada orang dewasa. Sebenarnya penyebab pasti dari kanker ini belum diketahui, namun ada beberapa hal yang mungkin menjadi pemicunya, seperti mengonsumsi makanan yang mengandung berbagai zat kimia berbahaya, mengonsumsi rokok dan alkohol, terpapar radiasi dari gelombang elektromagnetik dan logam berat, serta faktor genetik. Kanker rhabdomyosarcoma ini banyak ditemukan di daerah kandung kemih, vagina, testis, leher, dan kepala, yang akan menimbulkan gejala yang berbeda setiap penderitanya tergantung dari tempat kanker itu tumbuh. Jika kanker ditemukan di jaringan kepala, biasanya akan menimbulkan gejala neurologis seperti ganggaun keseimbangan tubuh, pusing, dan mual. Berbeda lagi jika kanker ini ditemukan di leher, maka akan menimbulkan benjolan karena kanker ini juga bermetastasis ke jaringan kelenjar getah bening.

Rhabdomyosarcoma embrional (ERMS)merupakan subtipe paling umum darikanker utamanya. Kanker ini biasanya ditemukan pada anak di bawah usia15 tahun, terdapat di daerah kepala, leher, dan saluran genitourinari.Pertumbuhan kanker ini umumnya relatif cepat membesar, berkembangmenjadi benjolan yang keras, dan bila digerakkan agak sukar dan dapatmenyebar ke organ tubuh lain seperti paru-paru, liver maupun tulang.Bila ukuran kanker sudah begitu besar, maka akan menyebabkan borok dan pendarahan pada kulit di atasnya.
Kanker termasuk penyakit yang menakutkan dan merupakan momok bagi banyak orang setelah penyakit jantung. Ia bisa menyerang siapa saja, baik itu perempuan, laki-laki, orang tua, muda bahkan anak-anak sekalipun. Dari setiap 1.000.000 penduduk terdapat 100 penderita kanker baru.
 
penyakit kanker merupakan penyakit keganasan yang timbul ketika sel tubuh mengadakan mutasi menjadi sel kanker yang kemudian tumbuh cepat dan tidak lagi memperhatikan tugasnya sebagai sel normal. Kanker adalah pembelahan dan pertumbuhan sel secara normal yang tidak dapat dikontrol sehingga cepat menyebar, yang terjadi dari perubahan sel yang melepaskan diri dari mekanisme pengaturan normal. Sel-sel ini akan merusak jaringan tubuh sehingga mengganggu fungsi organ tubuh yang terkena.
Penyebab pasti dari kanker itu sendiri belum diketahui secara pasti, akan tetapi diduga kuat bahwa kanker disebabkan oleh beberapa hal berikut:
  1. Faktor keturunan
  2. Faktor Lingkungan, seperti merokok, sinal ultraviolet dari matahari, radiasi ionisasi.
  3. Faktor Makanan yang mengandung bahan kimia seperti makanan yang diasap dan diasamkan, minuman beralkhohol, zat pewarna makanan, logam berat seperti merkuriyang sering tedapat pada ikan yang tercemar dan berbagai makanan manis yang diproses secara berlebihan.
  4. Virus.  Virus yang dicurigai sebagai penyebab kanker antara lain Virus Papilloma (penyebab kanker leher rahim), Virus Sitomegalo (kanker sistem pembuluh darah), Virus Hepatitis B (menyebabkan kanker hati) dan sebagainya
  5. Infeksi.  Parasit Schistosoma (bilharzia) dapat menyebabkan kanker kandung kemih, infeksi oleh Clonorchis yang menyebabkan kanker pankreas dan saluran empedu, Helicobacter Pylori adalah suatu bakteri yang mungkin merupakan penyebab kanker lambung.
  6. Faktor perilaku seperti merokok dan mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung lemak dan daging yang diawetkan juga peminum minuman beralkohol, Perilaku seksual yaitu melakukan hubungan intim diusia dini dan sering berganti ganti pasangan.
  7. Gangguan keseimbangan hormonal seperti Kecenderungan bahwa kelebihan hormon estrogen dan kekurangan progesteron menyebabkan meningkatnya risiko kanker payudara, kanker leher rahim, kanker rahim dan kanker prostat dan buah zakar pada pria.
  8. Faktor kejiwaan, emosional seperti stress dan depresi terus menerus.
  9. Radikal  bebas. Radikal bebas berasal dari produk sampingan dari proses metabolisme, Radikal bebas masuk ke dalam tubuh dalam bentuk racun-racun kimiawi dari makanan, minuman, udara yang terpolusi, dan sinar ultraviolet dari matahari, radikal bebas diproduksi secara berlebihan pada waktu kita makan berlebihan (berdampak pada proses metabolisme).
Selain itu masih ada faktor lain yang bisa menyebabkan penyakit kanker jaringan lunak, yaitu :
  1. Makan makanan yang mengandung bahan pengawet, pewarna dan logam berat
  2. Sering mengonsumsi rokok dan minuman beralkohol
  3. Orang tua pernah atau sering menggunakan obat-obatan yang terlarang (narkoba)
  4. Pernah atau sering terkena sinar X
  5. Tinggal di daerah yang penuh polusi
  6. Sering terkena sengatan sinar matahari secara langsung
  7. Sering terkena paparan radiasi dari gelombang elektromagnetik

  • Diagnosa
Untuk memeriksa adanya kanker jaringan lunak, bisa dilakukan dengan pemeriksaan biopsi.
pemeriksaan melalui biopsi aspirasi jarum halus (FNAB) atau biopsi dari jaringan tumor langsung berupa biopsi insisi yaitu biopsi dengan mengambil jaringan tumor sebagian sebagai contoh bila ukuran tumornya besar.
Jika ukuran tumor kecil, dapat dilakukan biopsi dengan pengangkatan seluruh tumor.
Jaringan hasil biopsi akan diperiksa oleh dokter patologi anatomi, dan dapat diketahui apakah tumor jaringan lunak yang jinak atau ganas.

Gejala Kanker Jaringan Lunak   

Gejala kanker jaringan lunak dapat dikatakan jarang sekali terjadi dibanding jenis kanker seperti gejala kanker payudara ataupun gejala kanker darah. Kanker ini merupakan tumor ganas yang menyerang jaringan kunak pada bagian-bagian tertentu pada tubuh. Jaringan lunak terdapat pada sekujur tubuh dan mengelilingi strukturnya termasuk pada lemak, otot, pembuluh darah, sendi dan syaraf. Memang kanker ini tidak banyak terjadi seperti jenis gejala kanker pankreas dan gejala kanker kulit, namun gejala kanker ini sangat serius dan bisa dikatakan dapat terdeteksi ketika stadium kanker sudah lanjut. Beberapa jenis kanker ini, menyebabkan gejala yang tidak jauh berbeda dengan jenis lainnya, maka perawatan gejala kanker lunak ini tidak jauh berbeda.
Lebih dari setengah penderita kanker ini, terdeteksi gejala kanker jaringan lunak terdapat pada lengan atau kaki. Awalnya terdapat benjlan yang terus berkembang dari waktu ke waktu, namun tidak terasa sakit. Gejala kanker jaringan lunak dapat juga terjadi pada dinding belakang pada perut, namun pendeteksian biasanya tidak langsung tertuju pada kanker jaringan lunak. Tumor yang telah cukup besar dapat menyebabkan penyumbatan dan menjadi pendarahan. Dua puluh persen penderita kanker jaringan lunak, terjadi pada bagian sekitar perut. sepuluh persen yang terjadi pada bagian seikitar kepala atau leher. Tanda-tanda secara umum gejala kanker lunak diantaranya adalah sebegai berikut :
  • Terdapat benjolan atau muncul benjolan baru di semua bagian pada tubuh anda
  • Rasa sakit perut yang semakin parah
  • Darah pada tinja atau muntah
  • Feses yang menghitam, dapat disebabkan karena pendarahan pada perut yang darahnya tercerna yang menjadikan kotoran menjadi menghitam)
Jika terdapat gejala yang mengindikasikan seperti diatas, konsultasikan permasalahan ini pada tenaga medis. Pada kasus gejala kanker jaringan lunak ini, hanya sekitar lima puluh persen yang diketahui pada stadium awal.

Pencegahan Terhadap Gejala Kanker Jaringan Lunak

Pada umumnya, kanker terjdi karena zat-zat karsinogen yang memicu pertumbuhan sel-sel abnormal yang menjadikan gejala kanker. Zat-zat ini banyak ditemui pada bahan-bahan makanan yang tidak sehat. Maka dari itu, untuk membuat terhindarnya gejala kanker, sangat bergantung dengan apa yang kita konsumsi setiap harinya. Pada manfaat jintan hitammanfaat daun sirsak dan manfaat manfaat kulit manggis merupakan alternatif untuk menangkal sel kanker pada tubuh. Kombinasikan makanan sehari-hari anda juga dengan buah-buhan untuk mendapatkan manfaat pisang, manfaat apel dan manfaat buah-buahan. Sehingga tubuh selalu sehat dan terjaga dari penyakit berbahaya ini. Selain itu, masih ada cara pencegahan yaitu:
  1. Makan makanan yang sehat
  2. Hindari sengatan matahari secara langsung
  3. Hindari rokok dan minuman yang mengandung alkohol
  4. Minum Nectura Juice secara teratur

  • Pengobatan
  • Tindakan pengobatan penyakit kanker jaringan lunak adalah melalui operasi, namun terkadang juga melibatkan radioterapi, kemoterapi dan terapi radiasi.
    Jika kanker jaringan lunak sudah mempunyai ukuran yang besar maka beresiko untuk kambuh lagi di masa mendatang. Maka dari itu biasanya setelah operasi, penderita harus sering memeriksakan diri untuk mengontrol adanya kemungkinan kekambuhan.

    0 komentar:

     

    Design By:
    SkinCorner